Langsung ke konten utama

Aku Lemah

Diri ini begitu lemah tak berdaya
Pada siapakah aku akan bersandar

Apakah pada tiang yang terbuat dari baja

Ataukah aku hanya mampu bersandar pada sebilah tongkat yang rapuh

Aku tak tahu dan aku tak pernah tahu

Maka ketika aku mampu bersandar pada tiang yang terbuat dari baja aku yakin aku tak akan pernah terjatuh dan merasakan sakit

Tapi ketika aku terpaksa harus bersandar pada sebilah kayu yang rabuh aku akan segera roboh bahkan terbanting

Itulah hidup kawan….

Maka carilah sandaran yang membuat kita kuat dan mampu untuk terus berdiri



Komentar

Postingan populer dari blog ini

hanya catatan sederhana

Beliau tak pernah absen menemani kami, memberikan ilmu-ilmu yang berguna untuk masa depan mengajari kami tata krama dan akhlak yang baik beliau adalah peribadi yang selalu terlihat sempurna dimata kita hingga kita selalu dibuat takjub dengan akhlak yang tercermin dari nya.

Negri dalam mimpiku

Dor! Dentakan suara itu membangunkan ku dri lamunan panjang apa yang sedang kamu fikirkan rio? Kok dari tadi kamu melamun terus, aku kira kamu sedang tertidur tapi ternyata kamu ga tidur kamu punya masalah? Cerita dong sama aku? Cerocos rudi

Tips Kuliah di Maroko

Belajar Ilmu keislaman di Negara Timur Tengah mempunyai nilai tersendiri, selain meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang bahasa, kuliah di luar negri juga akan memberikan banyak pengalaman karena dapat berinteraksi dan bergaul dengan penduduk dan budaya setempat. Bagi anda yang berminat belajar Bahasa Arab dan Kajian Islam, Maroko dapat menjadi alternatif pilihan buat anda. Bagaimana Prosedur Belajar Ke Maroko? Pada umumnya, Mahasiswa Indonesia yang belajar di Maroko merupakan hasil seleksi Kementrian Agama (Kemenag). Seleksi seluruh calon mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Perguruan Tinggi Maroko di wajibkan untuk menyerahkan berkas mereka ke Kemenag sebagai persyaratan menghikuti Ujian Seleksi yang diselenggarakan setiap tahun. Sesuai dengan jumlah kuota, Beasiswa yang diberikan Pemerintah Maroko untuk Pelajar Indonesia sebanyak 15 orang pertahun, Kemenag menyeleksi 15 orang dari peserta yang lulus untuk di teruskan ke Kedutaan Besar di Maroko Jakarta, selanjutnya Ked...