Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

Indonesia di Mataku Indonesia dalam Mimpiku

Sampai saat ini image tentang Indonesia masih melekat dengan kata-kata kemiskinan, korupsi, pengangguran, kriminalitas dll. Debatable memang karena kenyataannya Indonesia termasuk negara termiskin di dunia, korupsi  Indonesia menempati angka 5 menurut statistik dunia, pengangguran seperti kita saksikan langsung menyebar di setiap pelosok baik pedesaan maupun perkotaan, dan kasus kriminalitas terus menerus meningkat dari waktu ke waktu  walau tidak secara signifikan. Ini membuktikan bahwa negara Indonesia jauh dari kata aman, sentosa apalagi sejahtera. Ketika kita menonton televisi, membaca sebuah  berita,  baik melalui koran ataupun majalah yang kita temukan hanyalah informasi tentang kriminalitas yang terus menerus di sorot, infotainment, dan berupa berita yang membuat kita sebagai bangsa Indonesia tidak merasa bangga sedikit pun atas negara kita. Keadaan ini sungguh memprihatinkan, dan harus kita sadari bahwa citra diri bangsa Indonesia telah sedikit demi sedikit m...

Indahnya Kebersamaan

 Kehidupan memang tak bisa di tebak karena kehidupan memang sebuah mistery entah apa yang ku rasakan ketika untuk pertama kalinya menjejakan kaki di negri seribu benteng ini perasaan ku saat itu senang bercampur sedih dan serangkaian perasaan yang tak dapat ku ungkapkan T epat 1 bulan ke datangan ku di negri el-maghrib ini , hari ini tanggl 7 november 2011 aku merayakan ied adha untuk pertama kalinya di negri yang begitu jauh dengan tanah air ku . Hati ku terpukul saat mengetahui kalau indonesia merayakan hari ied lebih awal 1 hari di bandingkan di sini . A ku benar2 merasa terpukul karena sungguh aku menginginkan merayakan ied adha bersama keluarga ku tercinta tapi keadaan lah yang memaksaku tak henti2 nya air mata ini keluar dari kelopak mataku .

Kerinduan di Tanah Sebrang

Seandainya jam waktu bisa di putar maka aku tak akan pernah menyia nyiakan waktu yang berharga dengan orang orang yang sangat aku sayangi Tapi kenyataan nya waktu tak bisa di putar ulang, karena waktu yang telah terlewat kan tak akan pernah kembali waktu memang sangat lah kejam... kejam tak mengenal ampun... seandainya waktu ku dapat ku pergunakan untuk membuat kedua orang tua ku tersenyum tapi entah kapan kah aku akan dapat melihat seutas senyum di bibir orang tua ku tapi sungguh senyum nya hanya aku ingat dalam ingatan ku,,, karna akan memakan waktu bertahun2 untuk melihat senyum nya kembali senyum kebanggaan ketika menyambut anaknya datang ke pelukannya setelah terpisah sekian lamanya